Presentasi Elearnning Pembelajaran Kimia
A. Karakteristik E-learning
Tanda pesan sukses terkirim, sudah diterima, dan sudah dibaca
untuk lebih lanjut mengenai materi yang saya posting silahkan kunjungi link berikut https://www.youtube.com/watch?v=7ANl0QdPrkU
Tujuan dari materi kita sbb:
1. Dapat mengetahui pengertian hidrokarbon
2. Dapat mengetahui 3 jenis hidrokarbon berdasarkan rantai dan jenis ikatanya.
permasalahan:
1. Dengan menggunakan e-learning ini sudah bagus bagi peserta didik, namun dibalik itu pasti ada aja kendala misalnya: kadang jaringannya itu tidak menentu, sehingga memperlambat siswa untuk mengerjakan tugas e-learnningnya bagaimana cara guru mengatasi hal tersebut sehingga proses belajar tetap berjalan efisien?
2.dalam elearnning ini diharapkan siswa dapat fokus dan teliti, namanya belajar pasti ada aja siswa yang kurang fokus. bagaimana guru mengatasi hal tersebut agar semua anak didiknya mendapat ilmu dengan merata?
PRESENTASI E-LEARNING KIMIA HASIL PENGEMBANGAN
A. Karakteristik E-learning
Menurut Rosenberg (2001) karakteristik E-learning bersifat jaringan, yang membuatnya mampu memperbaiki secara cepat, menyimpan atau memunculkan kembali, mendistribusikan, dan sharing pembelajaran dan informasi. ara baru dalam systembelajar dan mengajar dengan menggunakan teknologi internet, dimana seorang pengajar (dosen) maupun mahasiswanya dapat mengalami proses belajar mengajar tidak harushanya di kelas dan dalam waktu yang bersamaan.
Manfaat dari penggunaan e-learning dan juga blended learning dalam dunia pendidikan saat ini adalah E-learning memberikan fleksibilitas dalam memilih waktu dan tempat untuk mengakses pelajaran. mahasiswa tidak perlu mengadakan perjalanan menuju empat pelajaran disampaikan, e-learning bisa dilakukan dari mana saja baik yang memiliki akses ke Internet ataupun tidak.
E-learning memberikan kesempatan bagi pembelajar secara mandiri memegang kendali atas keberhasilan belajar. Pembelajar bebas menentukan kapan akan mulai, kapan akan menyelesaikan, dan bagian mana dalam satu modul yang ingin dipelajarinya terlebih dulu. Seandainya, setelah diulang masih ada hal yang belum ia pahami, pembelajar bisa menghubungi instruktur, nara sumber melalui email, chat atau ikut dialog interaktif pada waktu-waktu tertentu. Bisa juga membaca hasil diskusi di message board yang tersedia di LMS (Learning Management System).
B. E-learning kimia
Disini saya mengunakan media elektronik dengan aplikasi whatsApp untuk menyampaikan suatu materi pembelajaran yang saya muat di sebuah grup whatsApp, disana ada kegiatan diskusi antar saya dengan para peserta didik saya.
Perlu kita ketahui, WhatsApp Messenger atau WhatsApp saja adalah aplikasi pesan untuk smartphone dengan basic mirip BlackBerry Messenger. WhatsApp Messenger merupakan aplikasi pesan lintas platform yang memungkinkan kita bertukar pesan tanpa biaya SMS, karena WhatsApp Messenger menggunakan paket data internet yang sama untuk email, browsing web, dan lain-lain. Aplikasi WhatsApp Messenger menggunakan koneksi 3G atau WiFi untuk komunikasi data. Dengan menggunakan WhatsApp, kita dapat melakukan obrolan online, berbagi file, bertukar foto dan lain-lain
WhatsApp ini mengandalkan koneksi internet melalui jaringan GPRS/EDGE/3G atau wifi untuk menjalankannya. Aplikasi WhatsApp ini tidak keluar (quit) saat tidak ada koneksi internet. Anda dapat melihat kontak maupun perbincangan dengan teman Anda walaupun tidak ada koneksi internet. Seperti pada BlackBerry Messenger, apabila tidak ada koneksi internet, Anda tetap dapat membuka aplikasi tersebut tetapi saat Anda coba untuk mengirim pesan, terdapat tanda jam yang menandakan pesan Anda ditunda pengirimannya sampai terdapat koneksi internet.
Tanda pesan sukses terkirim, sudah diterima, dan sudah dibaca
Fitur ini mirip sekali dengan BlackBerry Messenger. Kalau di BlackBerry Messenger menggunakan tanda D dan R, di WhatsApp menggunakan tanda centang. Satu tanda centang (berwarna abu-abu) berarti pesan berhasil dikirim, dua tanda centang (berwarna abu-abu) berarti pesan telah diterima tetapi belum dibaca, dan dua tanda centang berwarna biru berarti pesan telah di baca.[3] Apabila tidak koneksi internet, akan muncul tanda jam yang mengartikan pengiriman pesan tertunda. WhatsApp dapat mengirim file-file seperti :
1. Foto (langsung dari kamera, file manager dan media galery)
2. Video (langsung dari video kamera, file manager dan media galery)
3. Audio (langsung merekam suara, dari file manager, dari music galery)
4. Location (Anda dapat mengirim lokasi Anda dengan mengambil posisi Anda dari Google Maps)
5. Contact (mengirim detail kontak dari phonebook).
Tujuan dari materi kita sbb:
1. Dapat mengetahui pengertian hidrokarbon
2. Dapat mengetahui 3 jenis hidrokarbon berdasarkan rantai dan jenis ikatanya.
permasalahan:
1. Dengan menggunakan e-learning ini sudah bagus bagi peserta didik, namun dibalik itu pasti ada aja kendala misalnya: kadang jaringannya itu tidak menentu, sehingga memperlambat siswa untuk mengerjakan tugas e-learnningnya bagaimana cara guru mengatasi hal tersebut sehingga proses belajar tetap berjalan efisien?
2.dalam elearnning ini diharapkan siswa dapat fokus dan teliti, namanya belajar pasti ada aja siswa yang kurang fokus. bagaimana guru mengatasi hal tersebut agar semua anak didiknya mendapat ilmu dengan merata?




Saya akan mencoba menjawab permasalahan no 1
BalasHapusMenurut saya jika kendalanya jaringan maka tiap setiap saat jaringan tersebut selalu lemah dan bermasalah, jadi diharapkan kesediaan siswanya dalam melihat kapan jaringannya sudah normal atau kuat karena siswa juga pasti menggunakan sosmed nah pada saat sadar sosmednya lancar diharapkan segera keaplikasi e-learning nya untuk hal yang tertunda tadi.
Saya akan menjawab permasalahan yang no. 2
BalasHapusCara guru agar siswanya fokus, misalnya jika guru menjelaskan menggunakan ppt jangan terlalu banyak animasi dan baground yang terlalu mencolok, boleh membuat agar menarik tapi jangan terlalu berlebihan, dan jika pembelajaran melalui e learning ini sebaik guru sering2 menanyakan dan mengontrol siswanya melalui aplikasi ini, misalnya menanyakan bagaimana anak2 tugasnya sudah dikerjakan? Atau bagaimana anak2 ada yamg tidak mengerti silahkan ditanyakan, jadi kan dari sana kita tau siswa nya fokus dan mengerti atau tidak dari yang kita jelaskan
Saya akan mencoba menjawab pertanyaan yang nomor 2. Menurut saya, permasalahan ini dapat diselesaikan dengan cara memanfaatkan media pembelajaran dengan maksimal. Misal, guru menggunakan media berupa power point, video, maupun gambar. Guru harus pintar pintar membuat suatu media pembelajaran yang dapat membuat siswa itu minat untuk belajar. Penggunaan powerpoint maupun video pun tidak harus panjang lebar. Yang penting semua isi materi yang akan disampaikan dapat tersampaikan. Karena tingkat kefokusan siswa untuk belajar tergantung dari menarik tidaknya materi yang akan diajarkan.
BalasHapusMenanggapi permasalahan saudara terkait pernyataan bahwa Cara agar e -learning ini diharapkan siswa dapat fokus dan teliti, namanya belajar pasti ada aja siswa yang kurang fokus yaitu dengan membuat suatu permasalhan dalam belajar terkait materi yang akan disampikan. misal melalui suatu percobaan.
HapusSaya akan mencoba menjawab permasalahan Anda yang kedua. Agar perhatian siswa dapat di tolerir, maka sebagai guru perlu menciptakan susana yang menyenangkan.
BalasHapusMisalnya: pada pemberian materi, jika guru telah menyajikan melalui media elektronik maka pada penjelasannya kembali kepada siswa disampaikan lebih sederhana dengan tidak mengulang kembali kata yang sama.
Memberikan pertanyaan secara menyeluruh, agar siswa lebih fokus pada setiap materi yang disampaikan. Berikan pertanyaan sesuai dengan tingkat berpikir siswa itu sendiri.
Buruk nya jaringan memang suatu kendala yang sangat besar apabila kita menerapkan sistem elearning untuk mengatasi hal tetsebut kita harus melakukan tatap muka secara langsung agar bisa memberikan materi yang diaiarkan karna pada dasar nya elearning harus selalu dibarengi dengan tatap muka secara langsung agar dapat lebih efisien
BalasHapusSaya akan menjawab permasalahan yang no. 2
BalasHapusCara guru agar siswanya fokus, misalnya jika guru menjelaskan menggunakan ppt jangan terlalu banyak animasi dan baground yang terlalu mencolok, boleh membuat agar menarik tapi jangan terlalu berlebihan, dan jika pembelajaran melalui e learning ini sebaik guru sering2 menanyakan dan mengontrol siswanya melalui aplikasi ini, misalnya menanyakan bagaimana anak2 tugasnya sudah dikerjakan? Atau bagaimana anak2 ada yamg tidak mengerti silahkan ditanyakan, jadi kan dari sana kita tau siswa nya fokus dan mengerti atau tidak dari yang kita jelaskan
dalam elearnning ini diharapkan siswa dapat fokus dan teliti, namanya belajar pasti ada aja siswa yang kurang fokus. bagaimana guru mengatasi hal tersebut agar semua anak didiknya mendapat ilmu dengan merata...kalau menurut saya terapkan saja model pembelajarab berkelompok..misalnya ketika guru mengirimkan tugas..siswa mengerjakan secara berkelompok.tetapi dalam kelompok itu harus heterogen..sehingga siwa yang sudah pahan dapat membagi pemahaman nya kepada siswa yang belum paham
BalasHapusterima kasih, sangat bermanfaat
BalasHapusterima kasih, sangat bermanfaat
BalasHapusE-learning memberikan kesempatan bagi pembelajar secara mandiri memegang kendali atas keberhasilan belajar. Pembelajar bebas menentukan kapan akan mulai, kapan akan menyelesaikan, dan bagian mana dalam satu modul yang ingin dipelajarinya terlebih dulu. Seandainya, setelah diulang masih ada hal yang belum ia pahami, pembelajar bisa menghubungi instruktur, nara sumber melalui email, chat atau ikut dialog interaktif pada waktu-waktu tertentu. Bisa juga membaca hasil diskusi di message board yang tersedia di LMS (Learning Management System).
BalasHapusbaiklah saya akan menaggapi permasalahan anda yang kedua. menurut pendapat saya hal tersebut dapat diatasi dengan membuat obrolan dalam kelompok belajar lebih menyenangkan sehingga siswa dapat lebih tertarik untuk belajar dan lebih fokus pastinya
BalasHapusSaya akan menambahkan permasalahan yang kedua. Menurut saya hal yang dapat dilakukan adalah dengan membuat grup belajar tersebut semenyenangkan mungkin. Sehingga tidak ada lagi batasan antara guru dan murid. Myrid bisa menceritakan atau bertanya pendapat tentang apa saja yang akan diketahui nya. Begitupun guru memberikan motivasi pada siswa.
BalasHapusterima kasih ya, materinya sangat bermanfaat sekali
BalasHapusterima kasih ya, materinya sangat bermanfaat sekali
BalasHapusTerimakasih sangat bermanfaat
BalasHapusDengan cara memberikan evaluasi untuk mengukur sejauh mana siswa memperoleh ilmu tsb. Setelah dilakukan evaluasi maka guru dapat mengetahui sebatas mana kemampuan berpikir siswa. Lalu dapat menghomogenkan pola pikir siswa dan memberikan ilmu secara merata.
BalasHapusMenurut saya jika kendalanya jaringan maka tiap setiap saat jaringan tersebut selalu lemah dan bermasalah, jadi diharapkan kesediaan siswanya dalam melihat kapan jaringannya sudah normal atau kuat karena siswa juga pasti menggunakan sosmed nah pada saat sadar sosmednya lancar diharapkan segera keaplikasi e-learning nya untuk hal yang tertunda tadi.
BalasHapuskerenn...
BalasHapusJika kendala masih saja terjadi maka harus di ambil tindakan dengan cara pertemuan tatap muka secara langsung agar masalah dapat bisa di selesaikan.
BalasHapusSaya akan menjawab pertanyaan no 2 caranya agar fokus adalah dengan E-learning ini siswa atau pun mahasiswa akan terfikus disaat guru atau dosen memberikan e-learning karena saya yang sudah melakukan e-learning dari kampus merasa fokus karena didalam e-learning ada sebuah diskusi antara dosen dan mahasiswa lainya yang berada didalam satu kampus. Jadi jika e-learning dilakukan maka siswa atau mahasiswa akan bebas memberikan pendapat masing-masing dan dapat juga sharing tentang pendapat teman yang lainya.
BalasHapussebaik guru sering2 menanyakan dan mengontrol siswanya melalui aplikasi ini, misalnya menanyakan bagaimana anak2 tugasnya sudah dikerjakan? Atau bagaimana anak2 ada yamg tidak mengerti silahkan ditanyakan, jadi kan dari sana kita tau siswa nya fokus dan mengerti atau tidak dari yang kita jelaskan
BalasHapus